Jumat, 07 November 2014

Perusahaan

1.      Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan
            Perusahaan adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mangkordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan (barang dan jasa) dengan motif keuntungan.
            Lingkungan perusahaan merupakan keseluruhan faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
            Pada dasarnya lingkungan dibedakan menjadi:
Ø  Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal adalah faktor-faktor diluar dunia usaha yang mempengaruhi kegiatan perusahaan.

Lingkungan eksternal dapat dibedakan menjadi:
a.       Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contohnya:
·         Keadaan alam       : SDA, lingkungan dan sebagainya
·         Politik                    : Kehidupan operasional sangat terpengaruh oleh politik
·         Hukum
·         Perekonomian
·         Pendidikan dan kebudayaaan
·         Sosial dan budaya
·         Kependudukan
·         Hubungan internasional
b.      Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh terhadap kegiatan usaha. Contohnya:
·         Pemasok/supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan
·         Perantara               : distributor, pengecer yang berperan dalam pendistribusian
·         Teknologi              : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, alat, dll
·         Pasar                      : sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan

Ø  Lingkungan Internal
Yang dimaksud dengan lingkungan internal adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contohnya:
·         Tenaga kerja
·         Peralatan dan mesin
·         Permodalan ( pemilik, investor, pengelolaan dana )
·         Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
·         Sistem informasi dan administrasi sebagai acuan pengembalian keputusan
2.      Perbedaan perusahaan dan lembaga sosial, yaitu:
            Perusahaan adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mangkordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan (barang dan jasa) dengan motif keuntungan.
·         Fungsi Perusahaan
Ada dua fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancer, terkordinir, terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yaitu:

a.       Fungsi Operasi
Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasi dan komunikasi, pelayanan umum dan UU, dan fungsi operasi penunjang.

b.      Fungsi Manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.

            Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
            Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan pokok, menjaga keutuhan dari masyarakat, sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah laku anggotanya.
            Dengan demikian, yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, keuntungan, kelangsungan hidup, dan tanggung jawab sosial. Lembaga sosial lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab sosial. Sebaliknya, perusahaan meningkatkan nilai perusahaan.

3.      Tempat dan Letak Perusahaan
a.       Tempat Perusahaan
Tempat perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintahan, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya.

b.      Letak Perusahaan
Letak perusahaan serng pula disebut tempat kediaman perusahaan, yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari.
Ø  Jenis Letak Perusahaan
Ada 4 jenis perusahaan:
1)      Letak perusahaan yang terkait pada alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam jadi dapat ditentukan oleh manusia, misalnya: usaha pertanian dan pertambangan.
2)      Letak perusahaan berdasarkan sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu, misalkan kerajinan batik di daerah Surakarta dan Jogjakarta. Hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam keratin.
3)      Letak perusahaan yang ditetapkan oleh pemerintah
Dalam hal ini pemerintah yang menentukan dimana perusahaan menjalankan aktivitasnya.
4)      Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri.

Ø  Perbedaan tempat dan Letak Perusahaan.
Perbedaan letak perusahaan dan tempat kedudukan perusahaan terletak pada fungsinya. Tempat kedudukan perusahaan berfungsi sebagai tempat administrasi perusahaan tersebut dan cenderung ke kota-kota besar, sedangkan letak perusahaan berfungsi sebagai tempat mengolah produk (keadaan fisik perusahaan untuk melaksanakan kegiatan operasional).

4.      Perbedaan antara Lingkungan Eksternal Mikro dan Makro dalam Dunia Bisnis.
Lingkungan eksternal dapat dibedakan menjadi:
a.       Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contohnya:
·         Keadaan alam       : SDA, lingkungan dan sebagainya
·         Politik                    : Kehidupan operasional sangat terpengaruh oleh politik
·         Hukum
·         Perekonomian
·         Pendidikan dan kebudayaaan
·         Sosial dan budaya
·         Kependudukan
·         Hubungan internasional
b.      Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh terhadap kegiatan usaha. Contohnya:
·         Pemasok/supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan
·         Perantara               : distributor, pengecer yang berperan dalam pendistribusian
·         Teknologi              : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, alat, dll
·         Pasar                      : sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan
Sumber:


Posted on by Unknown | No comments

Rabu, 05 November 2014

Bentuk-bentuk Usaha.

Nama Anggota Kelompok      :
Ø  Nur Aisyah (28214132)
Ø  Kokom Khomaria (25214905)
Ø  Ulfa Dwi Oktaviani (2A214920)
Ø  Erna Mia Audina (23214633)
Ø  Doni Saor Roha Purba (23214244)

Kelas   : 1EB13

1.      Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memillih bentuk usaha yang akan didirikan
A.    Jenis usaha yang dijalankan (perdagangan industri dan lain-lain)
Yang dimaksud yaitu, kita harus mempunyai tujuan terlebih dahulu sebelum membentuk usaha sendiri. Apakah itu bentuk usaha yang mencari keuntungan atau tidak.
B.     Ruang lingkup usaha
Seberapa luas ruang lingkup usaha yang akan didirikan itu tergantung kepada usaha dan kemampuan kita dalam mengolah perusahaan itu sendiri.
C.     Pihak pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha
Siapa saja yang akan mengolah dan mengatur setiap bidang-bidang dalam perusahaan tersebut.
D.    Besarnya risiko kepemilikannya
Tergantung bentuk usaha yang kita dirikan apakah itu perseroan atau perseorangan.
E.     Besarnya investasi yang ditanamkan
Investasi yang besar cenderung lebih digunakan untuk badan usaha yang lebih besar seperti PT (Perseroan Terbatas). Karena PT (Perseroan Terbatas) lebih banyak diminati pada zaman sekarang dan dana sumbangan perekonomiannya lebih besar.

2.      Orang cenderung merubah bentuk perusahaan perseorangan kebentuk perusahaan perseroan terbatas karena perseroan terbatas adalah suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak serta kewajiban para pendiri maupun pemilik serta tujuan persero yaitu mencari keuntungan mekasimum dengan menggunakan faktor-faktor produksi yang ada secara efisien. Selain itu, berbeda dengan bentuk usaha lainnya, perseroan terbatas mempunyai kelangsungan hidup yang panjang karena perseroan ini akan tetap berjalan meskipun pendiri atau pemiliknya meninggal dunia.

3.      Bentuk usaha koperasi cocok dengan bentuk usaha rakyat indonesia karena di Indonesia koperasi telah tercantum di UU No. 25 Tahun 1992, “koperasi adalah suatu badan usaha yangberanggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.” Selain itu, koperasi mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur dan berlandaskan pancasila dan UUD 1945 dengan kata lain koperasi tidak mementingkan suatu keuntungan. Oleh karena itu, masyarakat di Indonesia lebih memilih bentuk usaha koperasi untuk kepentingan bersama. Koperasi banyak didirikan pada perusahaan milik negara.

4.      Bentuk-bentuk usaha yang cocok untuk zaman sekarang, yaitu :
A.    Counter Pulsa
Meningkatnya pengguna telepon seluler di masyarakat merupakan peluang usaha yang menguntungkan bagi yang tertarik berjualan pulsa. Dengan membuka counter pulsa, Anda yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dapat menjalankan usaha rumahan ini tanpa meninggalkan kewajiban Anda. Pada awal usaha, Anda dapat menjadikan teman atau tetangga dilingkungan sekitar Anda sebagai pelanggan.

B.     Pedagang Kulakan/ Reseller
Pedagang kulakan adalah pedagang yang membeli barang dari orang lain dan kemudian menjualnya kembali. Jenis usaha sampingan ini merupakan jenis usaha yang cocok bagi pemula. Karena resiko dari usaha rumahan ini sangatlah kecil. Jenis barang kulakan yang dijual kembali pun bermacam-macam antara lain : kerudung, aksesoris, sepatu, tupperware, oriflame, sophie martin dan lain-lain.

C.     Memproduksi Kue
Banyak wanita dan ibu rumah tangga mempunyai keahlian memasak namun tidak dibisniskan. Jika Anda mempunyai keahlian memasak, tidak ada salahnya jika Anda membuat kue dan kemudian dijual. Untuk tahap awal, Anda tidak perlu memproduksinya dalam jumlah besar. Anda bisa memproduksi dalam jumlah kecil dan kemudian meminta teman atau saudara untuk mencobanya. Apabila tertarik, jangan lupa meminta mereka untuk memesannya kepada Anda.

D.    Cafe Gaul Life Music
Memanfaatkan kebiasaan manusia sebagai mahluk sosial yang suka berkumpul bersama teman-temannya. Mereka pasti membutuhkan tempat dan wadah yang bisa membuat mereka nyaman berkumpul bersama. Nah, cafe adalah salah satu tempat yang sangat cocok untuk berkumpul bersama. Peluang usaha ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik munkgin oleh para pebisnis yang mengerti cara mengelola sebuah cafe gaul.

E.     Game Online
Banyak anak muda yang suka bermain game online bersama teman-temannya. Ini menjadi salah satu tempat hiburan anak muda jaman sekarang yang sangat booming di daerah perkotaan, misalnya Jakarta. Yang membuat game online semakin menarik adalah para pemain bisa berinteraksi dengan pemain lain dimanapun mereka berada. Peluang usaha ini tentunya sangat layak untuk dimanfaatkan. Namun, perlu kita ketahui bahwa modal untuk membangun usaha game online ini cukup besar.

F.      Membuat Kedai Kopi
Kopi merupakan salah satu minuman yang sangat populer sejak dahulu hingga saat ini. Bukan hanya orang tua saja yang suka kopi, anak mudah juga suka kopi. Ini bisa dijadikan sebuah peluang bisnis yang sangat berpotensi karena bisa dikombinasikan dengan minuman dan makanan lain untuk melengkapi kedai kopi tersebut. 

G.    Bisnis Waralaba
Bisnis yang satu ini sangat cocok untuk mereka yang punya modal tapi tidak mengerti cara memulai bisnis. Bisnis waralaba memungkinkan kita untuk punya sebuah bisnis yang mapan karena kita membeli hak pakai nama merk dagang lain yang sudah terkenal. Biasanya pemilik waralaba bersedia menyediakan training dan juga peralatan yang dibutuhkan untuk membuka sebuah usaha waralaba.

Sumber :
Modul Pengantar Bisnis



� J p ; � `� ly:"Times New Roman","serif"'> 
Posted on by Unknown | No comments